Jumat, 11 Mei 2012

Ibu

Lelahmu adalah hidupku
Senangku adalah susahmu
Nakalmu adalah sabarmu
Ketidakpedulianmu adalah sayangmu
Salahku adalah bebanmu
Salahku adalah susahmu
Ridhomu adalah Ridho-nya
Ridho allahku

Sabtu, 09 Oktober 2010

puisi lengkap: pantai nan indah

puisi lengkap: pantai nan indah: " Desiran angin bertiup spoi sepoi Pohon kelapa nyiur lambai lambai Ombak berglung-gulng berkerjaraBepencar membentuk karang Pasir..."

Tinggal Kenangan

Alunan seruling mengalun merdu
Indah ... dan syahdu
Senandung burung mengalun pilu
Berkicau   tiada ragu

Kini semua tinggal kenangan
Tiada kudengar bunyi burung
Tiada kulihat awan beriring

Pepohonan telah tumbang
Dirusak tangan-tangan jahil
Ulah dan sikapnya tak bertanggung jawab
Desaku  yang permai tinggal kenangan

Pak Tani





Dikala fajar mulai menyingsing
Kau mulai berpaling
Menyusuri jalan setapak demi setapak


Kau tanami sawah nan luas
Dengan hati yang tulus
Di dadamu tersimpan kejujuran
Dalam menjalani kehidupan

Pak tani
Kau pemberani
Berjuanglah dengan sepenuh hati
Untuk kehidupan yang hakiki

Gerak Jalan

Suara derap langkah menderu deru
Menelusuri jalan-jalan berliku
Gagah perkasa kuat menyatu
Tuk menempuh tujuan yang satu

Wahai kawanku
Marilah kita bersatu
Kita lalui jalan yang berliku
Agar kita sehat selalu

lari pagi

Di jalan yang sepi
Kuberlari seorang diri
Tiada yang menemani
Hanya rintikan embun pagi

Kukayuh langkah-langkahku
Mnapaki jalan yang berliku
Kurenggangkan otot - otot yang kaku
Demi kesehatan badanku

salah sambung

Beberapa nomor telepon
Kutekan dan kuhubungkan
Aku ingin sekali menyapa teman
Karena rinduku tak tertahan

Namun ... aku terkejut bukan kepalang
Suara diseberang datang menghadang
      Aku gugup bukan kepalang
Ternyata ... teleponku salah sambung

Oh ... malu aku jadinya
Maksud hati ingin menyapa
Namun ... semua tiada berita
Sebab aku ... tergesa-gesa